Minggu, 15 April 2012

PADA SUATU KETIKA

Pada saatnya semua sepi
Hanya jari-jari tangan yang mengepal, berkonsentrasi menyalahkan takdir. Rasa sakit yang luar biasa tanpa batas akhir. Rasa bahwa semua kesalahan itu bukan hanya datang tapi juga tidak pernah jauh pergi. Kalo dosa itu tidak enak pasti akan mudah meninggalkan semua dosa.
Kesalahan dan disalahkan selalu ada, coba mengais lagi puing-puing kepercayaan yang masih bisa. Menjauhkan diri dari riuhnya alam fana, bersujud syukur mumpung masih diberi waktu untuk mohon ampun. Keyakinan tidak cukup untuk semua...karena terlalu sakit menerima semua kenyataan. Membuka satu lembar lusuh untuk dihapus tidak mudah, karena perlu kain yang bersih pula. ”terkadang diam dan menahan diri adalah suatu jawaban dari suatu masalah”.
Pesanku hanya satu “Ketika kamu menyayangi seseorang tanpa sadar hati mu berharap penuh kepadanya”.....ingat itu.

Sebuah Catatan Kecil

Ketika hati telah lelah merasa, ketika kaki telah lelah berjalan, dan ketika senyum telah habis kering. Aku cuma berharap pada Cinta......
Cinta adalah kaki-kaki yang melangkah membangun samudera kebaikan. Cinta adalah tangan-tangan yang merajut hamparan permadani kasih sayang. Cinta adalah hati yang selalu berharap mewujudkan dunia dan kehidupan yang lebih baik.
Subhanallah... begitu besar imbalan yang diberikan Tuhan kepada seseorang yang selalu menunjukkan cinta kepada saudaranya. Apalagi dengan membiasakan mendoakan saudaranya dari jauh, mengucapkan salam, berjabat tangan bila berjumpa, saling memberi hadiah, menziarahi bahkan dengan hanya seulas senyum termanis yang dimilikinya.
Jangan mengharapkan cinta sebagai balasan, tunggulah sampai itu tumbuh di dalam hati mereka. Tetapi jika tidak, pastikan cinta tumbuh di dalam hatimu.
Tetapi jangan sampai kamu menjadi tuli, walaupun kamu tidak mendengar itu dari seseorang yang mengatakan itu dari hatinya
Datanglah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, karena sebuah senyuman dapat membuat hari yang gelap menjadi cerah.
Berharaplah kamu dapat menemukan seseorang yang dapat membuatmu tersenyum. Ada saat di dalam kehidupanmu dimana kamu sangat merindukan seseorang. Kamu ingin mengambil mereka dari mimpimu dan benar-benar memeluk dia.
Mungkin Tuhan menginginkan kita untuk bertemu dengan orang yang tidak tepat terlebih dahulu, dan ketika kita akhirnya bertemu dengan orang yang tepat, kita akan tahu betapa berharganya anugerah tersebut.

Karena kamu begitu berharga bagi orang di sekeliling kamu, tunjukkanlah cinta dari hatimu dan biarkan sekeliling kamu menyadari bahwa mereka berarti buat kamu dan kamu berarti bagi diri mereka.